CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Wednesday, February 27, 2013

Review Film : Rectoverso


Jadi, baru aja gw nonton film Rectoverso. Rectoverso ini diangkat dari kumpulan cerpen Dewi Dee dengan judul yang sama. Dari 11 cerita pendek di buku Rectoverso, diambil 5 cerita buat difilmin. Malaikat Juga Tahu, Hanya Isyarat, Curhat Buat Sahabat, Firasat, Cicak di Dinding. Gw baca bukunya udah lama banget, kayaknya sekitar 4 tahun yang lalu. Jujur aja, gw udah lupa semua ceritanya kecuali malaikat juga tahu.... hahahaha. Gw inget waktu gw baca, gw ngga gitu ngerti cerita-ceritanya, gw menganggap bahasanya agak terlalu berat dan penuh dengan filosofi yang gw kurang ngerti. Tapi dengan segala keterbatasan pengertian gw, gw yakin buku itu bagus banget, sama kayak semua buku Dee yang lain. Dee itu salah satu penulis yang buat gw adalah "penulis tingkat tinggi". Semua bukunya dalem banget, pilihan katanya luar biasa, dan penuh dengan filosofi. Dia salah satu contoh orang yang sangat gw kagumi, tapi ngga pernah bisa gw mengerti.......



Jadi, langsung aja ke pendapat gw tentang film Rectoverso. *spoiler alert*


1. Mailakat Juga Tahu

Satu-satunya cerita yang paling gw ngerti dan masih gw inget sampe sekarang. Cerita si Abang (Lukman Sardi) yang jatuh cinta sama Leia (Prisia Nasution), cewek yang ngekos di rumah dia dan Bundanya. Mereka berdua deket banget dan suka ngabisin waktu sama-sama. Sampe suatu hari, Hans, adik cowo si Abang pulang dari sekolah di luar negeri. Hans sama Leia saling suka. Singkat cerita, Leia akhirnya mutusin buat pindah dari kosannya Abang dan Bundanya itu. Sumpah, waktu si Abang ke kamar Leia dan Leia udah ngga ada di kamarnya, itu sedih banget. Ngga bisa dijelasin pake kata-kata deh. Jenis sedih yang ngga banyak air mata tapi beneran mengiris hati. Padahal gw udah tahu ceritanya bakal begitu, tapi scene itu tetep sedih banget. Terus diceritain, Leia di rumahnya yang baru, nemu tulisan tangan si Abang buat dia "seratus sempurna, kamu satu lebih sempurna". Kalo lo nonton filmnya, pasti ikut ngerasa patah hati. Akting Lukman Sardi sebagai Abang yang autis luar biasa banget, akting Prisia Nasution juga manis. Buat gw, semuanya pas di cerita ini. Iya, pas nyakitinnya.

2. Hanya Isyarat

Cerita ini tentang 5 orang backpackers yang ketemuan..... oke, gw agak bingung nyeritain cerita ini. Pokoknya, diantara 5 backpackers ini ada Al (Amanda Soekasah) yang suka sama Raga (Hamish Daud), tapi dia ngga pernah ngobrol sama Raga dan cuma mengenal Raga sebatas punggungnya aja. Setting ceritanya kan di pantai, jadi dia suka ngeliatin si Raga dari belakang gitu lah. Menurut gw sih ceritanya agak aneh ya, masa cuma ngeliat punggungnya orang bisa naksir....? Walaupun ceritanya agak aneh, dialog di cerita ini mungkin salah satu yang paling puitis di antara cerita-cerita yang lain. Buat gw, akting pemeran Raga kurang menonjol. Dia sama sekali ga menarik perhatian. Gw ngga terlalu terkesan sama cerita dan akting dari Hanya Isyarat ini, tapi dialog di cerita ini gw paling suka dibanding yang lain. Salah satu yang gw suka banget waktu Al bilang “sahabat saya itu adalah orang yang berbahagia. Ia hanya mengetahui apa yang ia sanggup miliki. Saya adalah orang yang paling bersedih, karena saya mengetahui apa yang tak sanggup saya miliki”.

3. Curhat Buat Sahabat

Ini cerita kedua favorit gw setelah Malaikat Juga Tahu. Cerita tentang Reggie (Indra Birowo) yang selalu jadi tempat curhat Amanda (Acha Septriasa) tentang pacar-pacarnya selama bertahun-tahun. Cerita ini mungkin yang paling klise, yang paling deket sama kehidupan anak muda. Iya, tentang friendzone. Reggie yang selalu ada buat Amanda, tapi Amanda yang tetep aja nyari-nyari orang yang tepat buat dia. Amanda yang ngga pernah sadar kalo apa yang dia cari itu sebenernya ada di depan mata dia. Akting Acha di sini natural banget, santai tapi tetep dalem. Indra Birowo juga pas meranin cowok yang kalem, yang tanpa banyak bicara selalu ada buat Amanda. 

4. Firasat
Tentang Senja (Asmirandah), cewek yang selalu mendapat firasat sebelom ada sesuatu yang buruk bakal nimpa orang yang dia sayang. Dia gabung di klub firasat, klub dimana orang-orang yang suka mendapat firasat kayak dia ngumpul dan sharing. Cerita ini menurut gw juga agak weird. Klub firasat? Errr.... Yaudah lah, intinya si Senja merasa dapet firasat buruk sesuatu bakal menimpa Panca (Dwi Sasono), cowok yang dia suka yang adalah anggota klub itu juga. Di ending, ada twist di cerita ini, firasat buruk itu ternyata menimpa Senja sendiri. Dialog di cerita ini sebenernya puitis juga, cuma entah kenapa gw merasa keseluruhan cerita agak kaku dan kurang melebur jadi satu. 

5. Cicak di Dinding
Ini cerita tentang Taja (Yama Carlos), seniman pemalu yang terpesona sama Saras (Sophia Latjuba), cewek matang dan independen di suatu bar, yang berakhir dengan hubungan seksual antara mereka berdua. Terus, ngga berapa lama kemudian, mereka ketemu lagi secara ngga sengaja di suatu kafe. Diantara mereka ada kedekatan yang bikin Taja jatuh hati sama Saras. Tapi waktu Taja akan membuka diri, Saras malah ninggalin dia. Berapa tahun kemudian, mereka ketemu lagi. Sahabat baik Taja ngenalin Saras sebagai calon istrinya. Taja terpukul gitu lah. Cerita ini yang paling dewasa, gw agak kurang ngerti juga. Tapi ceritanya penuh emosi, walaupun tanpa banyak kata-kata, lebih banyak gesture tubuh. Ceritanya sama kayak yang lain, tentang cinta yang tak terucap. Tapi cerita ini lebih dewasa dibanding cerita yang lain.

Kesimpulan gw setelah nonton adalah taglinenya itu pas banget, cinta yang tak terucap. Walaupun ini film tentang cinta, tapi ngga ada satupun ungkapan cinta. Udah gitu, semua ceritanya sedih. Cerita favorit gw Malaikat juga Tahu, karena ceritanya yang paling kuat dan beda. Gw juga suka Curhat Buat Sahabat karena kesederhanannya. Overall, film ini bagus dan gw suka banget. Walaupun mungkin ini bukan jenis film yang semua orang bakal suka. Tapi dengan basic cerita dari Dee yang emang kuat dan dalem, film ini adalah salah satu film indo bermutu yang recommended buat ditonton.

Oya, wajib denger juga soundtracknya :
Glenn Fredly - "Malaikat Juga Tahu", Raisa - "Firasat", Acha Septriasa - "Curhat Buat Sahabat", Drew - "Hanya Isyarat", dan Dira Sugandi - "Cicak di Dinding". 



“Seratus sempurna. Kamu satu lebih sempurna.”

- Malaikat Juga Tahu


Monday, February 4, 2013

Fresh Start

First post in 2013! Welcome twenty thirteen :)

Tahun 2012 adalah tahun yang buruk buat dunia per-blog-an gw. Iya, gw cuma posting 4 kali tahun lalu. Memalukan meeeen. Entah kenapa bisa-bisanya gw cuma posting 4 tulisan aja. Mungkin karena gw males, atau apa karena ngga ada hal yang menarik dalam hidup gw?

Yang jelas, dengan sampainya kita di tahun 2013, satu hal yang pasti : kiamat ngga terjadi. Kiamat yang dihebohin dari kapan tau ternyata ngga terjadi. Tanggal 21 Desember 2012 berlalu begitu aja seperti hari-hari yang lain. Ngga ada yang spesial, ngga ada yang menghebohkan. Gw sendiri bukan orang yang terlalu percaya sama ramalan kiamat kayak gitu. Gw ngga percaya kalo akhir dunia bisa diramal sama manusia. Sampe bisa ada tanggal spesifiknya coba..... Hebat bener kalo sampe tanggal itu kiamat beneran. 

Ngomong-ngomong, gw abis nonton film judulnya 10 Years barusan. Jadi ceritanya temen-temen SMA yang reunian setelah 10 tahun mereka lulus. Artisnya ada Channing Tatum, Jenna Dewan, Justin Long, dll. Ini tipe-tipe film drama yang ngga gitu terkenal gitu deh. Tapi gw suka ceritanya. Gimana orang yang kita kenal waktu sekolah, bisa berubah total atau ngga berubah sama sekali dalam 10 tahun.  Gimana nasib orang sama sekali ngga bisa ditebak. Gimana ketemu mantan jaman sekolah dulu. Gimana kita harus jadi dewasa dan move on dari diri kita waktu sekolah dulu.

Gw termasuk orang yang takut berubah, takut move on, takut keluar dari zona aman gw. Udah segede gini masih takut ngadepin dunia. Semoga di tahun 2013 bisa lebih berani deh. Resolusi tahun baru gw apa ya? Bikin resolusi di awal tahun biasanya bakal cuma jadi resolusi bulan januari sih... Yah, resolusi gw yang pertama lebih banyak nulis blog lagi deh. Kalo baca blog gw yang dulu-dulu seneng rasanya hidup gw jadi ada rekaman ceritanya. 

Tahun 2013 semoga bisa lebih positif dibanding tahun-tahun sebelumnya :) Happy new year!



"As you all can see the ball has stopped half way to its porch. It's suspended there to remind us before we pop the champagne and celebrate the New Year, to stop and reflect on the year that has gone by. To remember both our triumphs and our missteps, our promises made and broken. The times we opened ourselves up to great adventures or close ourself down for fear of getting hurt. Cause that's what New Year's is all about, getting another chance. The chance to forgive, to do better, to do more, to give more, to love more. And stop worrying about what if and start embracing what will be. So when that ball drops at midnight, and it will drop, let's remember to be nice to each other, kind to each other. And not just tonight, but all year long. Thank you."
- Claire Morgan, New Year's Eve

"Sometimes it feels like there are so many things we can't control, earthquakes, floods, reality shows. But it's important to remember the things we can, like forgiveness, second chances, fresh starts. Because the one thing that turns the world from a lonely place to a beautiful place, is love. Love in any of its forms. Love gives up hope, hope for the New Year. That's New Year's Eve to me. Hope, and a great party." 
- Sam, New Year's Eve

Saturday, November 17, 2012

But there are dreams that cannot be

waktu masih sekolah gw suka banget dance. waktu sd gw nari daerah, trus smp sampe sma modern dance. gw seneng banget waktu dance. walaupun cape, tapi rasanya worth it. gw ngga bilang gw jago loh, pokoknya hobi aja. kadang kalo udah deket mau perform, kita latian after school sampe sore, kadang sampe malem, tapi gw beneran ngejalanin tanpa beban sedikitpun. kalo yang baca blog gw dari jaman dahulu kala mungkin gw udah sering nulis ya tentang pengalaman-pengalaman dance waktu sekolah.

buat loren cup terakhir sebelom gw lulus sma, gw sama temen-temen dance gw pake guru baru buat bikinin koreo tim gw, namanya edho. waktunya mepet banget, koreonya susah banget, cape banget, latiannya gila banget. jadi bisa dibilang waktu perform dance kita itu sebenernya belom selesai, baru setengah jadi. tapi waktu perform itu beneran....itu momen paling berharga dalam sejarah per-dance-an gw. puas, bangga, semuanya campur jadi satu. gw ngga mau cerita lagi terlalu panjang lebar soalnya dulu gw udah pernah cerita juga disini. intinya, saat itu gw masih bermimpi kalo suatu saat nanti gw bisa selesain dance itu. bikin satu dance yang bagu dan utuh.

masuklah gw ke dunia kuliah. semuanya beda. tapi gw seneng karena ternyata di kampus gw ada semacem organisasi dance gitu. anak-anak yang gabung nyiapin dance buat ngisi acara-acara kampus. gw awalnya semangat, cuma ntah kenapa semangat gw makin lama makin surut. awal-awal mungkin karena gw kurang cocok sama gurunya, tapi begitu gurunya gantipun gw tetep males. harus pulang sore, nyetir pulang sendiri pula, masih harus belajar buat ujian. gw sendiri juga ngga ngerti kenapa, gw udah ngga ngerasain fun lagi. kalo diajakin dance buat satu acara kok rasanya malah beban. cape, pengen pensiun. gw selalu alesan gw udah ketuaan buat dance, udah waktunya pensiun. jijik emang alesan gw hahaha.

sampe akhirnya gw mikir, oke mungkin gw cuma harus nemu satu guru yang oke yang bisa ngembaliin semangat gw lagi. akhirnya ada kesempatan gw buat megang dance di satu acara kampus, jadi gw yang nyari gurunya, nyari anak-anaknya. men, pas masih dalam fase nyari-guru-dan-anak aja gw udah hampir nyerah. guru jaman sekarang mahal semua, anak-anak juga pada sibuk, banyak acara banyak ujian. sampe akhirnya gw berhasil nemu guru dan ngumpulin anak-anak. daaaaaaan ternyata gurunya failed banget. dia jago banget dance, tapi ga bisa ngajar. beda jauh banget sama edho. dateng ngga pernah on time, gerakan diganti-ganti mulu, udah gitu ngga pernah nyiapin koreonya dari rumah, selalu baru bikin  pas jam latian. kecewa berat. hasil akhirnya ngga jelek, tapi jauh dari apa yang gw impiin selama ini.

pada akhirnya, udalah, lupain aja semua mimpi-mimpi dance gw.

terus gw mikir, makin dewasa rasanya hidup makin maksa kita buat mempersempit mimpi-mimpi. dulu, waktu sd masih mimpi-mimpi setinggi langit. mau jadi dokter, pilot, jadi pemain bola, jadi agen rahasia. smp, sma, mulai sadar. buang mimpi-mimpi masa kecil, ganti sama mimpi yang lebih realistis. waktu sma gw pengen jadi dokter anak, pengen jadi penyiar radio, pengen nyelesain satu dance yang bagus banget, pengen ngubah dunia. iya, waktu sma pun cita-cita gw masih lumayan setinggi langit.

kenyataannya sekarang waktu kuliah : oke, yang penting gw lulus jadi dokter dulu deh. itu aja.

gw ngga ngerti lagi deh, ntar waktu masuk dunia kerja bakalan kayak apa. mungkin gw udah ga bakalan berani mimpi lagi. mencoba realistis. walaupun gw tau realistis sama pesimi itu beda tipis, tapi gimana dong? hidup maksa gw buat realistis, bahwa emang ada mimpi-mimpi yang ngga bakal bisa terwujud. diatas langit masih ada langit, walaupun kita ngerasa bisa ngelakuin satu hal, pasti masih ada yang lebih hebat lagi dari kita. pengen jadi manusia super, tapi apa daya tangan tak sampai. gw emang cupu sih, punya banyak keinginan tapi ngga ada usaha yang berarti. tapi beneran, kalo udah susah-susah belajar terbang, tapi akhirnya jatoh juga itu.....menyedihkan.



But there are dreams that cannot be, and there are storms we cannot weather.
- I Dreamed A Dream (Les Meserables)

Saturday, September 15, 2012

Malam Minggu Miko

gw bisa dibilang agak ngefans sama raditya dika sejak baca bukunya yang marmut merah jambu. marmut merah jambu itu bukunya yang keberapa gitu, kelima kalo ngga salah. buku-buku dia sebelumnya juga populer. gw pernah baca sekilas, tapi ngga tertarik soalnya menurut gw lawakannya agak cheesy dan jorok gitu. gw paling males sama komedi jorok yang menggelikan gitu, mau buku kek, film kek, maleeeees! eh trus tiba-tiba di rumah gw ada marmut merah jambu dan gw tau katanya isinya cerita-cerita cinta gitu, gw baca satu cerita ehh ketagihan sampe selese satu buku. dan gw suka banget sama hampir semua ceritanya (ada beberapa yang tetep menggelikan tapi cincai lah ya). menurut gw ceritanya disampaikan dengan santai tapi tetep dalem. lucu, tapi ngena banget di hati. buku ini ngubah total pandangan gw tentang raditya dika. ternyata dia emang beneran penulis, bukan pelawak.

belom lama ini raditya dika bikin film pendek yang diupload di youtube. gw baru sempet nonton kemaren. jadi ini semacem serial komedi yang judulnya malam minggu miko. sampe sekarang baru ada 2 episode, nissa sama miranda. sumpah, kocak banget! idenya beneran fresh dan lucuuuuu! ini bener-bener kocak gw sampe ketawa-ketiwi sendiri nontonnya. semoga cepet dibikin episode baru!

lo semua harus nontoooon!

Nissa

Miranda


Thursday, September 6, 2012

meet my bestie!

"She's my person. If I murdered someone, she's the person I'd call to help me drag the corpse across the living room floor. She's my person." - Yang

kalo gw jadi kriminal, orang yang bakal gw telpon itu dede ato ngga jebe. sebenernya gw agak malu nulis postingan ini.......takut mereka kegeeran. haha! tapi beneran, at this point, gw ngga ngerti gimana caranya hidup tanpa mereka.

semua orang di dunia itu butuh punya sahabat. sahabat itu ngasih supply oksigen buat kita disaat kita susah napas, ngingetin kita buat ketawa disaat kita bermasalah, dan ngasih tau kita gosip hot disaat kita ketinggalan....hahaha.

gw kenal sama dede jebe kurang lebih 3 smp lah, waktu itu belom deket. baru mulai akrab waktu sma. jadi akrab banget waktu sama-sama masuk ipa, ditambah makin deket lagi gara-gara kuliah bareng juga. tiap hari gw duduk di kelas diantara mereka berdua. dede di kanan, jebe di kiri. dede itu......udah kayak baby sitter gw. hahaha. gw udah ketergantungan. ntah berapa banyak hal yang gw bergantung sama dede, minta tolong dia. termasuk hal-hal kecil kayak ingetin bawa sesuatu, downlotin sesuatu, prinin sesuatu. kebanyakan hal yang berbau teknologi karena gw orangnya super gaptek. dede juga partner in crime gw dalam hal belanja......dia bikin gw belanja terus! dia ngajak gw belanja ini itu! jebe selalu ada diantara kita berdua waktu kita lagi mau belanja. dia selalu ngatain kita dengan kejam tentang betapa borosnya kita. jebe itu temen gw dalam ngobrolin hal-hal yang ga penting sampe yang penting di bbm. mulai dari percintaan temen sdnya jebe, keparnoan kita tentang beberapa hal, sampe tentang keluarga. 

ngobrol sama mereka berdua itu ibaratnya kayak ngobrol sama diri gw sendiri. orang yang beneran sehati, soulmate. gw jadi inget waktu itu gw pernah ngobrol sama temen gw dari tk, justian. dia skrg sekolah di cina. dia bilang gimana pun juga paling nyaman itu sama temen-temen sekolah, orang yang udah kita kenal bertaun-taun. temen kuliah itu banyak yang baik, tapi tetep temen yang udah kita kenal dari smp, sd, itu rasanya tetep lebih deket di hati. lo bisa yakin seratus persen kalo mereka itu tulus, ga berusaha nyari keuntungan, ga ada udang di balik batu. saat itu gw bersyukur, sahabat gw waktu kuliah itu orang yang gw kenal dari lama, dari jaman sekolah, dari jaman masih cupu dan gatau apa-apa. walopun skrg akibatnya gw jadi ketergantungan, ngga tau ntar gimana ceritanya kalo udah mesti jalan sendiri-sendiri.

nyari sahabat itu sama aja kayak nyari pacar. cari orang yang bisa bikin lo jadi seseorang yang lebih baik. bukan orang yang bisa menyelesaikan segala macem masalah, tapi orang yang selalu ada di sisi kita dan nemenin kita ngadepin dunia.

so, dear best friends, thank you for being there :)





A stranger stabs you in the front; a friend stabs you in the back; a boyfriend stabs you in the heart, but best friends only poke each other with straws.

Saturday, June 2, 2012

message in the bottle

heloooooo 2012! (basi)
lama (banget) ga posting apapun. jari juga udah kaku nih. sekarang udah juni aja deh, cepet banget. ini blog aja sekian lama ga gw buka tiba tiba settingannya udah berubah, bikin kagok aja. 


ngomong-ngomong, gw pengen cerita dikit. waktu kelas 3 smp gw ada pelajaran kerajinan tangan. jadi bikin boneka, gantungan kunci, dan banyak benda benda lucu yang aneh. suatu hari kita disuruh bikin message in the bottle gitu. jadi udah disediain botolnya, kita mesti hias pake bulu, manik-manik, dll. waktu itu gw barengan sama catherine, dotis, devin, alain, arlen, siapa lagi lupa deh. pokoknya temen-temen yg sekelas gw waktu 3 smp dan milih kerajinan tangan buat pelajaran keterampilan. jadi kita masing masing buat botol kita, trus pas udah jadi kita sama sama isi botol temen pake surat kecil. kita tulis surat buat temen trus digulung, diiket pake benang, dimasukin ke botol deh.


hari itu 15 februari 2007. kita mikir enaknya kapan ya botolnya dibuka. akhirnya diputusin 5 taun lagi. ga terlalu lama, ga terlalu sebentar. waktu itu kita mikir pasti 5 taun lagi kita udah kuliah, jadi bs sekalian jadi reminder buat reunian ato kumpul bareng temen-temen smp. daaaaaaaaan 15 februari 2012 udah berlalu gitu aja...... gw sebenernya pengen bikin postingan ini di blog pas 15 feb itu, tapi ntah kenapa waktu itu gw cuma nulis separo terus gw tinggal.




gw udah buka botolnya :') precious bgt isinya. ada surat kecil dari cath, dotis, desi, shan, alain, trus siapa lagi ya. gitu deh pokoknya. baca itu jadi inget lagi ke jaman-jaman sekolah. waktu cepet banget berlalu. udah ngapain aja gw 5 tahun ini...? rasanya belom ngapa-ngapain, cuma ga jelas ga jelas doang. belom menghasilkan apa-apa, belom bikin karya apa-apa. 


eh tunggu, coba pikir lagi. 5 tahun yang lalu gw masih anak sekolahan, belom bisa nyetir, belom bisa dandan, belom punya pacar, belom belajar kedokteran, belom punya blackberry (ga penting). banyak banget yang udah berubah, banyak banget yang udah terjadi selama 5 tahun terakhir ini. gw emang belom kerja, belom ngehasilin apa-apa, tapi bukan berarti gw ngga ngapa-ngapain selama 5 tahun ini. kita semua kerja keras di fk, walopun teteeup diselingin main-main haha-hihi, tapi kita tahu kita kerja keras di fk. sekarang, ntah gimana, kita udah hampir rampung semester 4, dan itu gila banget. bentar lagi masuk taun ketiga, bentar lagi koass.....gw masih ngga ngerti gimana caranya gw bakal survive nanti di koass....


intinya, jangan pernah bilang kalo kita udah ngelewatin tahun-tahun dalam hidup kita tanpa ngapa-ngapain. mungkin kita emang belom bisa ngobatin orang sekarang, atau cari uang sendiri, tapi kita nabung ilmu buat sampe kesitu. surat-surat di botol itu bikin gw inget diri gw 5 tahun yang lalu, dan menyadari betapa banyaknya hal yang udah berubah. satu hal yang perlu ga pastiin adalah itu perubahan yang baik. makin tua haruuus makin dewasa yee. hahaha.


banyak banget hal yang udah berubah selama 5 tahun terakhir. sekarang gw emang belom ngehasilin apa-apa, but i'm on my way there. 



Memory is a way of holding onto the things you love, the things you are, the things you never want to lose.
- The Wonder Years

Friday, December 9, 2011

LONG TIME NO SEE (CERBOBI)

gw sama bembi lagi bbman ngerencanain nonton di LW pas weekend...............

bem : nonton yuk!
gw : ntn apa!
bem : shark mau gak!
gw : apaan tuh shark??
bem : ok shark ya hahahaha yeah
gw : heh apaan tuh shark! kalo horor gw ogah!
bem : kayak SHAW gitu ren! (bener gak sih SHAW nama film hiu dulu). sharknya makan orang hahaha
gw : *mikir* JAWS maksud lu.....................................................
bem : EH IYA JAWS! HAHA aduh mirip lah ya sama SHAW
gw : ............................................................